Desa Kenteng, Bandungan (8 Agustus 2025 – Suasana belajar di Kelompok Pendidikan (KP) Cahaya Desa, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, terasa berbeda pada Jum’at sore(8/8 2025) lalu.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, jurusan Ilmu Falak, hadir memberikan pembelajaran menarik seputar astronomi dan ilmu falak kepada peserta program kesetaraan Paket B dan C.
Materi yang dibawakan mencakup pengenalan benda-benda langit, sistem tata surya, serta dasar-dasar ilmu falak yang berkaitan dengan penentuan arah kiblat dan penanggalan hijriah. Dengan metode interaktif, para mahasiswa KKN mengajak peserta untuk bertanya dan berdiskusi, membuat suasana kelas lebih hidup.
Salah satu tutor KP Cahaya Desa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Peserta jadi tahu kalau ilmu falak bukan hanya tentang hitung-hitungan, tapi juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menentukan awal Ramadan atau arah salat,” ujarnya.
Para peserta, yang mayoritas merupakan warga yang kembali menempuh pendidikan setelah putus sekolah, terlihat antusias. Bahkan beberapa menyatakan ingin belajar lebih lanjut tentang astronomi.
Kasiman Jaya hadir untuk mengenalkan astronomi dan ilmu falak kepada para peserta. Dengan semangat, ia menjelaskan mulai dari pengenalan benda-benda langit, susunan tata surya, hingga keterkaitan ilmu falak dengan kehidupan sehari-hari, seperti penentuan arah kiblat, kalender hijriah, dan perhitungan awal bulan Ramadan.
Metode penyampaian yang interaktif membuat peserta berani bertanya dan aktif berdiskusi. “Ilmu falak itu bukan hanya pelajaran langit, tapi juga panduan hidup yang dekat dengan keseharian kita,” jelas Kasiman jaya di sela-sela kegiatan.
Dengan gaya santai dan mudah dipahami, Mas Jaya mengajak peserta mengenal berbagai fenomena langit, mulai dari tata surya, bintang, hingga arah kiblat dan perhitungan kalender hijriah. Tak hanya itu, ia juga memperkenalkan teori Big Bang, teori ilmiah tentang terbentuknya alam semesta. Dengan ilustrasi sederhana, Mas Jaya menjelaskan bahwa miliaran tahun lalu, alam semesta bermula dari satu titik yang kemudian meledak dan mengembang hingga membentuk galaksi, bintang, dan planet seperti yang kita kenal sekarang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program KKN UIN Walisongo yang tak hanya berfokus pada pengabdian, tetapi juga pemberdayaan pengetahuan di tengah masyarakat. Dengan semangat belajar yang tinggi, para peserta KP Cahaya Desa membuktikan bahwa menuntut ilmu tidak mengenal usia, bahkan untuk memahami luasnya jagat raya
Leave a Reply