Pada hari Selasa, tanggal 25 Maret 2025, bertempat di Masjid As-Salam Gg. Tegal Sari II, Perum Witjitra Mansion Blok C 20-21, Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, telah dilaksanakan pengukuran arah kiblat yang dilaksanakan oleh tim pengukur dari Laboratorium FSH UIN Walisongo Semarang, yakni Kepala Laboratorium FSH, Ahmad Fuad Al-Anshary, serta dua orang asisten Laboratorium, Aznichah Az-Zannaroh dan Maftuh Ahmad.
Pengukuran tersebut menggunakan alat Theodolite, GPS, dan Data Ephemeris Kemenag 2025, dengan melibatkan tiga orang saksi, yakni Alfian Qodri Azizi, Ahmad Subandi, dan Imam Santoso, yang merupakan Ketua Ta’mir Masjid As-Salam.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menentukan arah kiblat Masjid As-Salam yang akan dibangun di lokasi tersebut agar sesuai dengan arah Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah.
Dalam proses pengukuran ini dibantu dengan bayangan matahari secara langsung. Pengambilan data koordinat lintang dan bujur lokasi menggunakan GPS juga diperoleh untuk perhitungan arah kiblat secara matematis berdasarkan Data Ephemeris Kemenag 2025.
Berdasarkan data koordinat yang didapat yakni, 06° 58’ 56” LS dan 110° 19’ 48” BT, dengan waktu pengukuran pukul 10:35 WIB didapatkan hasil perhitungan arah kiblat untuk Masjid As-Salam adalah 65° 28’ 44,97” (U-B), dengan Azimuth Kiblat 294° 31’ 15,03”. Hasil ini akan digunakan sebagai dasar dalam menentukan arah kiblat masjid yang akan dibangun.
Leave a Reply