Falak News_Mahasiswa program studi Ilmu Falak S1 PBSB angkatan 2018 tengah menjalani training intensif bahasa Inggris di Pusat Pengembangan Bahasa (PPB). Program ini merupakan kerjasama antara prodi Ilmu Falak S1 dengan PPB yang baru dimulai pada tahun 2020 ini. Secara umum program ini bertujuan sebagai salah satu upaya capacity building terhadap mahasiswa PBSB, khususnya dalam bidang pengetahuan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Menurut rencana, program ini akan berlangsung selama 17 kali pertemuan, diawali dengan pretest dan diakhiri dengan post test.

Menurut Ketua Prodi Ilmu Falak, Moh Khasan, M.Ag, setidaknya ada dua output kegiatan yang ingin dicapai, yaitu: 1) Peningkatan kualitas bahasa Inggris mahasiswa; 2) Penguasaan TOEFL dengan skor yang memadai menurut standar UIN Walisongo. Program ini juga dimaksudkan sebagai upaya untuk memfasilitasi mahasiswa dalam ujian TOEFL sehingga mereka bisa segera tuntas TOEFL pada semester awal.

Teknis pelaksanaan kegiatan ini, menurut penanggung jawab kursus, Zainal, diawali dengan tahap pretest yang dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2020. Hasil pretest ini menjadi dasar bagi pembuatan kelompok kelas sehingga diharapkan pengelolaan kelas menjadi lebih efektif dan efisien. Mahasiswa dikelompokkan menjadi 3 kelas dan masing-masing kelas didampingi oleh seorang dosen bahasa Inggris. Setelah sekitar 15 kali pertemuan, training akan diakhiri dengan postest sebagai instrumen evaluasi training sekaligus pengukuran skor TOEFL.

Sebagai pilot project, kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai barometer model pembinaan bahasa asing, baik Inggris maupun Arab, bagi mahasiswa PBSB maupun mahasiswa prodi Ilmu Falak secara umum. (TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here