Sambut Ramadan, Prodi Ilmu Falak UIN Walisongo Gelar Gerakan Kalibrasi Jam Masjid se-Kota Semarang

0
72

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa Prodi Ilmu Falak UIN Walisongo, baik S1, S2 dan S3 lakukan kalibrasi jam Masjid-Masjid di Kota Semarang. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kaprodi S2 Ilmu Falak, Dr H Ahmad Izzuddin, MAg. dengan nama Gerakan Kalibrasi Jam Masjid Se-Kota Semarang dalam rangka menyambut datangnya Ramadan 1440 H.

Kendati sudah ada jadwal imsakiyah yang diterbitkan oleh LP2M UIN Walisongo, namun kalibrasi jam sangatlah diperlukan. Jadwal imsakiyah yang ditempel di masjid-masjid atau di musola-musola akan berfungsi sesuai dengan jam yang ada di Masjid-masjid atau musola-musola itu.

Selisih satu menit saja akan sangat riskan, apalagi selisih mencapai 3 menit lebih yang jelas menurut hisab waktu salat, selisih 3 menit lebih cepat itu belum masuk waktu. Maka, akan fatal akibatnya bagi keabsahan ibadah puasa kita, jika kita berbuka sebelum masuk waktunya.

Gerakan kalibrasi jam masjid se-kota semarang ini merupakan follow up dari kegiatan lokakarya imsakiyah yang diadakan di Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo, 10 April 2019 lalu. Pada kegiatan kalibrasi jam masjid ini, mahasiswa ilmu falak dibagi menjadi 9 kelompok dengan 2 mahasiswa S2 sebagai koordinator tiap kelompok.

Kegiatan ini dimulai dengan kalibrasi di Masjid Jami’ Darusy Syukur kecamatan Ngaliyan dengan diikuti mahasiswa s1, s2, dan s3 ilmu falak, kaprodi s2 ilmu falak, disaksikan oleh takmir masjid Darusy Syukur, dan juga diliput oleh wartawan dari beberapa media.

Pertama kalinya acara kalibrasi jam masjid ini dilakukan. Kaprodi S2 ilmu falak, Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag memulai kalibrasi salah satu jam di masjid Darusy Syukur, berikutnya jam-jam yang lain dikalibrasi oleh mahasiswa yang bertugas sebagaimana yang dicontohkan olehnya. Ada 5 jam manual di Masjid Darusy Syukur yang dilakukan kalibrasi. 2 jam di lantai 1 dan 3 jam di lantai 2.

Setelah melakukan kalibrasi jam di Masjid Darusy Syukur, mahasiswa dibagi kelompok dan menyebar ke masjid-masjid serta musholla-musholla. Ada 9 kelompok dengan jumlah masjid dan musholla yang dikalibrasi sebanyak 24. Kalibrasi jam masjid dan musholla ini menggunakan jam standar internasional yang digunakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan mengakses di situsnya yaitu http://time.bmkg.go.id.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di Masjid Darusy Syukur ini kemudian dilanjutkan ke masjid-masjid dan musholla-musholla yang sudah dibagi per kelompok. Di antaranya Masjid Kampus 1, 2, dan 3 UIN Walisongo, Masjid al-Muhtarom, Masjid Jami’ as-Shalihin Bringin, Masjid Baiturrahim, Masjid Nurul Islam Purwoyoso, Masjid Baitul Mustaghfirin Bringin, Masjid al-Ikhlas BPI, Masjid Nurul Iman Tambakaji, Musholla al-Ikhlas Nusa Indah, Masjid al-Barokah Bringin, Musholla at-Taubah dan al-Fattah Wonosari, Ngaliyan..

Kalibrasi di masing-masing masjid dan musholla didampingi oleh takmir. Mereka tidak keberatan dengan adanya kegiatan kalibrasi jam ini, bahkan mempersilakan. Kalibrasi ini tak hanya mencocokkan dengan jam BMKG, namun juga mengganti baterai jam jika dirasa baterainya sudah usang.

Usai melakukan kalibrasi jam, tiap masjid dan musholla yang telah dilakukan kalibrasi jam diberikan satu jadwal imsakiyah yang diterbitkan oleh UIN Walisongo. Dengan demikian, praktis jadwal imsakiyah dan jam yang digunakan siap digunakan untuk mengawal Ramadan 1440 H.

“Kalibrasi jam Masjid dan Musholla ini sangat penting, apalagi untuk Ramadan. Apa arti jadwal imsakiyah jika jam yang digunakan masih tidak sesuai dengan standar. Mari lakukan kalibrasi jam, lakukan dengan ikhlas. Ini akan menjadi amal jariyah kalian”. Tegas Ahmad Izzuddin dalam akhir sambutannya, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa ilmu falak dalam kegiatan kali ini.st

 

Sumber : https://jatengdaily.com/2019/04/sambut-ramadan-prodi-ilmu-falak-uin-walisongo-gelar-gerakan-kalibrasi-jam-masjid-se-kota-semarang/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here